September 03, 2015

You dont know you're beautiful

Malam telah larut, badanku sudah terasa lelah untuk terus duduk dan  menghadap layar, aku mulai berpindah ke ranjang untuk merebahkan tubuhku. Semua tugas sudah aku selesaikan meski terasa berat tapi akhirnya selesai juga. Dengan mengerahkan seluruh kemampuanku,bisa dibilang adalah kemampuanku menghadapi godaan untuk bermalas -malasan dan melamunkan hal yang indah saja .
Dan benar saja, ketika kepalaku menyentuh bantal , Harusnya aku bisa segera terlelap dengan segala rasa capek yang aku derita. Tapi ini sebaliknya ,saat mataku terpejam ,aku justru melihat sebuah gambaran yang tambah membuatku tak bisa santai beristirahat .
Kulihat dengan jelas senyuman manisnya dan kadang adalah matanya yang berkaca -kaca , bahkan senyumnya yang kulihat kemarin masih lebih indah dari senyumnya yang ada di fotonya yang ada di kamarku .aku melihatnya begitu berbeda .
Terbayang kembali kemarin saat aku melihatnyamenggapai buku di rak paling atas , dengan tubuhnya yang mungil , tangannya tak mampu mengambil buku itu .
Aku mendekatinya , berdiri tepat di belakangya .bahkan aku bisa mencium aroma rambutya .
Kuayunkan tanganku ke atas melewati tangannya , mengambilkan buku yang dia maksud . Dan benar saja, saat dia menoleh , pipinya hanya beberapa senti dari dadaku ,membuatku tak mampu mengendalikan diriku sendiri ,mengendalikan degup jantungku .
Kulihat matanya masih juga berkaca -kaca . Dan bahkan menurutku air matanya begitu banyak membuatku semakin susah mengendalikan diriku untuk tidak memeluknya . Andai saja tidak ada sesuatu lagi yang terjadi ,buku itu terlepas dari tanganku dan jatuh ke lantai .
Dengan begitu gugup ,aku membungkuk mengambilnya ,di luar perkiraanku ,dia pun ikut membungkuk mengambilnya,dan ketika dia menegakkan tubuhnya ,tepat pada saat aku belum berdiri sempurna ,maka benar -benar dia berada di pelukanku .aku takut dia mendengar degup jantungku yang semakin tak terkendali
Adegan itu jatuh,detil demi detil masih terekam di ingatanku ,membuatku semakin merindukannya .semakin tak ingin melepasnya .
Aku benar benar benar mencintainya ,setiap saat adalah perasaan ingin selalu berada di dekatnya dan yang terkuat adalah perasaan ku untuk selalu memeluknya .aku melihatnya sebagai seseorang yang rapuh ,yang membuatku selalu bernafsu ingin melindunginya ,memeluknya aku,Dan selalu menjaganya .
Rasa itu demikian kuat ,membuatku hampir gila memikirkannya saja tidak.aku tak pernah melewatkan sedetikpun untuk tidak memikirkannya saja,apa lagi setiap Kali dia menangis ,ataupun saat matanya memancarkan sinar kesedihan ,raut mukanya yang seolah diliputi mendung kesengsaraan ,semakin besar hasratku untuk memeluknya Dan,mendekapnya ,dan akan aku Katakan bahwa aku akan selalu ada untuk nya .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar